Monday, April 30, 2007

Penyusup di folder My Pictures


Waktu keisengan saya kumat lagi, saya lihat-lihat isi harddisk yang nggak seberapa banyak. Eh, tapi ternyata lumayan juga soalnya saya habis add beberapa file dari teman2.
Iseng deh jadinya.

Lho??? Foto siapa nih? Kok ada di sini?

Owalah, ternyata ini ulah Picasa. Ngumpulin semua gambar jadi satu folder. Iya, semuanya! Termasuk file gambar yang saya peroleh dari “save as web complete” dari webpage yang saya simpan.

Freeware untuk amatiran ini lumayan juga lho, lumayan membingungkan, maksudnya. Hehehe. Tujuannya untuk pengeditan sederhana, tapi kadang agak berbelit-belit juga. Contohnya: caranya meng-acquire file. Maunya mengambil satu, eh malah dapet semuanya. Saya yang dulu sangat tergantung pada software yang somehow singkatannya mirip ABCD (hehe, maaf nggak mau nyebutin merk) jadi canggung ketemu yang satu ini. Maklumlah, Photoshop terlalu serius untuk saya.

Saya dapat installer ini bukan melalui host dari blog kita tercinta ini, makanya dulu sempat heran juga waktu baru bergabung dengan blogspot, ditawari software yang baru “kemarin sore” saya ekstrak dari CD majalah.

Tapi lumayan bagus juga interface-nya. Cantik … cute. Bahkan ada salah satu opsi browsing, semacam filmstrip-nya, yang berjajar membentuk arkus, disertai background gambar yang sedang ditampilkan. Bukan, bukan slideshow. Itu namanya “timeline”. Yap, aslinya dia mengarsip file gambar berdasarkan kronologi. Tapi, ya itu tadi … interfacenya bagus banget, sampai2 cukup bagus untuk dijadikan wallpaper baru.



Saya pernah tergoda untuk menekan tombol printscreen ketika sedang browsing gambar dengan cara ini. Sayangnya software author atau apa namanya itu tampaknya antisipatif sekali. Seperti proteksi pembajakan saja. Ketika saya buka/simpan di software pencipta gambar (biasalah, bawaan OS Jendela: Paint) saya hanya akan mendapat tampilan yang tidak tetap, bahkan kosong ketika si Picasa sudah kita tutup.

Sayang sekali, bukan? Well, excuse my limitation please. I just have no idea about this, which actually I wish I could do more with this new buddy software I presently know.

Red Alert

*      Cinta itu harus ditunjukin!

 Eh, nggak ¡K nggak cuma itu. Kalo perlu, bilang sejelas-jelasnya sampe dia bener-bener ¡¨ngeh¡¨. Kalo nggak, bisa bahaya!
 
Lah iya nih, aku pernah ketohok banget sama ucapan seseorang yang sebenernya sayangnya aku ke dia ngga perlu dipertanyakan lagi: ibuku. Iya, waktu itu ibuku entah kenapa sampe bilang, ¡¨Kamu tuh, ibu sakit ... megang sedikit aja nggak.¡¨ Waduh ....
 
Terang aja aku jadi kepikiran, habisnya perasaan aku nggak gitu deh. Waktu itu sih emang ibu sampe masuk RS, tapi emang beliau sengaja ngga ngasih tahu kami, anak-anaknya yang tinggal ratusan kilometer darinya. Kakakku baru tahu setelah dapet telepon dari sepupu, yang sebenernya sepupu kami itu juga nggak sengaja nanyain apa ibu udah pulang dari RS.
 
Langsung deh semua jadwal dibatalin, aku sama kakakku langung melesat. Ketemu Bapak di rumah, beliau bilang ibu udah baikan. Emang iya sih, di RS ibu udah bisa ngobrol-ngobrol. Malah ibu nyuruh aku pulang aja waktu aku pengen nungguin. Di RS dingin, katanya.
 
Ya udah, aku biasa aja. Tapi tetep didoain dong. Eh, nggak disangka kepasifanku itu berbuah sial buat aku. Sekalinya ibu marah, aku dimarahin pake kalimat itu deh.
 
Terus ... aku inget-inget lagi, apa ibu nggak melihat kekhawatiranku waktu itu ya? Emang sih, aku selalu berusaha bersikap cool di semua situasi, tapi kayaknya itu malah bikin perhatianku ke beliau jadi terbungkus rapat deh. Yah, ... mana sempat ngomong dari hati-ke-hati kalo relasi yang pengen nengok ibu banyak banget?
 
Well, aku bukannya mau jelek-jelekin orang yang mati-matian ngerawat aku dari kecil. Lagian semua udah clear kok. Ya aku ambil hikmahnya aja. Kalo kita punya rasa sayang, tunjukin dong perhatian kita ke orang ybs. Kalo nggak, bikin salah paham lho.
 
Tapi seporsinya aja ya! J Jangan diumbar ... yaiks!
 
Hehe, gitu deh.ƒtƒtƒt Um, in the mean time ... kalo rasa benci, musti tunjukin juga biar orangnya kapok apa nggak ya?


Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Try it now.

Saturday, April 14, 2007

Networking Virtual Friend Network

My Space, Friendster, Yahoo! 360 … those with their own facilities in general providing us a same thing: friend networking! I'm not talking about which is best among them, because there are even many sites I haven't mentioned that are already challenged them.
 
Perhaps, it's all about us à consumers
 
Apparently, every site has its own geographic tendency. Friendster are common for Asian, while My Space are Yahoo's rival in US (see www.howstuffworks.com search: "my space" for accurate facts).
 
Years ago, in the 1st generation mobile phones, sending SMS is only enabled among numbers in the same operators. Now, even foreign operator each other could internationally communicate in SMS.
 
Having our profile posted in worldwide page is currently a life style accommodating our communication requirement. What if the requirement improving, not only able to view but also contacting easily in the future, sending message by just clicking?
 
Saving their email address is conventional. According to the analogy I've mentioned, I wonder could it be the sites providing friend networking could really being hand-in-hand together. That's what being global should be!
 
Gee, I wish I could add my Multiply friend into my Friendster list
 
 


Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less, sign up for your free account today.

Saturday, April 7, 2007

A tribute to Chrisye

Di antara banyak hal yang bikin aku harus berterima kasih sama ibuku adalah bahwa beliau-lah yang bikin aku suka sama Chrisye.
 
Awalnya aku nggak suka karena banyakan lagu2 Chrisye tu ballad—sedih. Tapi pandanganku (dan pendengaranku, hehehe) berubah sejak dia didukung Erwin Gutawa.
 
Apa ya yang paling aku suka? Waktu SMP aku pernah suka banget sama Merepih Alam. Intronya itu lho, bikin merinding. Kala Cinta Menggoda juga unik banget dengan nuansa Jawa-nya.
 
Waktu SMA ... ngerjain soal ulangan susulan di ruang BK. Kedengaran jelas di ruang sebelah anak-anak seni musik lagi latihan choir pake lagu ... Lilin-lilin Kecil.
 
Haduh ... sejuk di hati.
 
Belakangan, ada juga kan lagu Chrisye yang lebih groovy. Itu ... di album senyawa. Aku dapetin CD-nya dari koleksi kakak iparku, dan aku crop terus-terusan. Sayangnya, aku lupa judulnya apa (gubrag!). Itu lho, yang syairnya gini:
 
Sudah katakan cinta, Sudah kubilang sayang
Namun kau hanya diam, tersenyum padaku
 
I love its musicianship! Ada Tohpati di situ, aksinya di bagian interlude "boleh juga", tapi yang paling aku suka ... perkusinya.
 
Erwin Gutawa sendiri pernah bilang kalo Chrisye tu pemilik warna suara yang nggak ada bandingannya.
 
Now that you've passed away, who's really gonna magnetize us?
 
Selamat jalan, Chrisye! Semoga Allah menempatkanmu di tempat terpuji, di sisi-Nya.


New Yahoo! Mail is the ultimate force in competitive emailing. Find out more at the Yahoo! Mail Championships. Plus: play games and win prizes.